Sofyan memberi pelatihan dasar militer dan menyuplai senjata untuk kelompok teroris. Di sana,
Sofyan bergabung dengan Al Qaeda dan diutus ke Aceh untuk melakukan pelatihan militer. Akhirnya,
Saya saat itu betul-betul kagumi cara pikir mereka dengan sifat kepahlawanan mereka," kata Sofyan. Saya mendalami logika pikir mereka. "Bahkan saya kunjungi mereka dengan baju seragam.
Interaksi itu menimbulkan kesan bagi Sofyan.
Sofyan mendapatkan cerita bagaimana kelompok mereka memperjuangkan Islam dan melawan pihak-pihak yang dianggap toghut.
pelaku pengeboman Hotel JW Marriot dan serangkaian aksi lainnya. Keduanya merupakan anak buah Noordin M Top,
di penjara. dua terpidana teroris, Sofyan semakin mantap menjadi teroris setelah menyambangi Bagus Budi Pranoto alias Urwah dan Deni,
Amerika pantas menerimanya karena menerapkan kebijakan yang tidak adil terhadap Islam. Menurut dia,
bukan kejam. pada 11 September 2001 sebagai aksi yang mengagumkan, New York, Sofyan menganggap serangan di World Trade Center, Bahkan,
itu menggerakkan nurani daya sehingga punya simpati pada penderitaan muslim," ujar Sofyan. konflik Afghanistan, "Penyerangan instansi di Iran,
doktrin radikal mulai memengaruhinya setelah melihat adanya ketidakpuasan terhadap pemerintah dan konflik yang terjadi di negara-negara Islam. Sofyan mengatakan,
paham radikal perlahan masuk ke kepalanya dan mengubahnya menjadi teroris dan bergabung dengan Al Qaeda. Namun,
Ayah dan kakaknya juga merupakan anggota Polri.
Sofyan Tsauri menjadi polisi selama 13 tahun.
Menjadi Teroris
Sofyan ditangkap pada 2010 dan dihukum enam tahun penjara.
Kamis (8/6/2017) malam. pasti ada penyimpangan," kata Sofyan saat hadir pada acara Rosi bertajuk #MelawanISIS yang ditayangkan KompasTV, "Ini di luar kesadaran saya,
mereka menganggap anggota mempelai wanita yang bukan bagian dari anggota kelompok teroris adalah murtad. Sebab,
banyak teroris yang menikah tanpa wali. Tak hanya itu,
mereka juga tidak mau makan daging yang disembelih orang-orang selain kelompok mereka karena diragukan kehalalannya. Kemudian,
tidak mau salat di masjid yang dibangun pemerintah dan orang-orang di luar kelompoknya. kata dia, Para napi tersebut,
Ada sejumlah kebiasaan aneh dari mereka yang tak bisa diterima di nalar Sofyan.
Sofyan bergaul dengan sejumlah napi teroris. Di penjara,
Apakah dibenarkan dalam syariat Islam?
apakah sudah benar jalan yang dia pilih? Ia bertanya-tanya,
Sofyan mencoba mengevaluasi aktivitasnya selama menjadi pemasok senjata untuk kelompok teroris. Saat di tahanan,
Sofyan mengungkap ada kebiasaan-kebiasaan aneh para napi teroris seperti dirinya yang kerap dilakukan di dalam tahanan.
membeberkan pengalamannya selama di tahanan. Sofyan Tsauri, JAKARTA - Mantan polisi yang beralif profesi menjadi teroris, TRIBUNNEWS.COM,
Source: Tribunnews.com
EmoticonEmoticon
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.