™ Menebak Isi Dompet Seseorang dari Wajahnya

Jannet 02.59
Menebak Isi Dompet Seseorang dari Wajahnya
Wajah seseorang dapat mengungkap kepribadian hingga kesehatannya. Kini, peneliti menunjukkan kelas sosial seseorang juga dapat diprediksi lewat wajah.

ekspresi wajah netral kita tampaknya lebih penting dalam menentukan kesan pertama orang terhadap diri kita. Namun,

isyarat wajah sesungguhnya bukan metode tepat untuk menentukan status sosial ekonomi seseorang. Karena itu, sebenarnya definisi kaya dan miskin adalah hal subjektif yang dipengaruhi oleh pengalaman pribadi. Bagaimanapun,

Rule dan Bjornsdottir akan mencoba meneliti kelompok orang yang lebih tua untuk dapat menentukan apakah pola isyarat wajah bisa menjadi lebih jelas bagi orang dari waktu ke waktu. Untuk itu,

Namun penting untuk diingat bahwa penelitian ini tidak melihat aspek perubahan pendapatan keluarga seiring waktu. hubungan antara isyarat wajah dan kelas sosial dapat memberikan petunjuk tentang siklus kemiskinan dan kelas sosial. Sehubungan dengan temuan baru ini,

cenderung tidak dihukum karena melakukan kejahatan daripada mereka yang tidak memiliki karakteristik ini. seperti kelihatan dapat dipercaya atau berwajah imut-imut, Terdakwa yang memiliki karakteristik wajah tertentu,

sebuah studi pada 2014 yang dipublikasikan dalam Trends Cognitive Sciences menemukan bahwa kita cenderung menilai kriminalitas dan penyesalan berdasarkan wajah. Sebagai contoh,

bias wajah dapat membuat kita memercayai dugaan yang salah atau membesar-besarkan dugaan yang benar. Meski kesan pertama memprediksi kelas sosial lebih dari separuh waktu dalam studi baru,

atau tuduh dalam suatu situasi. adili, di antaranya siapa yang kita pilih atau pekerjakan, Bias wajah ini memengaruhi banyak hal, bahkan jika penilaian tersebut tak punya dasar dalam realita. Hal ini memungkinkan kita untuk mendapatkan kesan pertama tentang seseorang,

wajah mereka adalah hal pertama yang kita perhatikan. itu mengapa saat kita melihat seseorang, ada neuron dalam otak yang bertugas dalam pengenalan wajah, Yang kita ketahui,

Mereka tidak sadar bagaimana mereka melakukan ini," papar Bjornsdottir. mereka juga tak tahu. Kalau kau bertanya pada mereka, "Sebenarnya orang juga tak tahu pasti tanda-tanda apa yang mereka gunakan saat membuat penilaian semacam ini.

Rule dan Bjornsdottir tidak menjelaskan secara detail bagaimana kelompok kedua melakukan penilaian tersebut. Namun,

sehingga mampu menggambarkan status sosial ekonomi mereka. Ini secara fisik memengaruhi bentuk wajah, Dari hasil eksperimen ini Rule menyimpulkan bahwa para pelajar yang berusia antara 18 hingga 22 tahun sudah memiliki pengalaman hidup yang cukup.

karena ekspresi wajah lain dapat memengaruhi keterbacaan wajah. Para peneliti fokus hanya pada wajah-wajah berekspresi netral, atau seberapa banyak waktu yang dihabiskan para pelajar untuk membuat keputusan. gender, Hasil pengelompokan ini tidak dipengaruhi oleh ras,

atau di atas pilihan kebetulan. Tingkat akurasinya mencapai 50 persen, kelompok kedua dapat menentukan siapa yang masuk kategori kaya atau miskin. Ternyata,

mana yang kaya atau miskin hanya dengan melihat wajah. Kelompok kedua kemudian melihat foto-foto mereka dan memilah, Partisipan lalu difoto dalam kondisi ekspresi wajah netral.

dan di atas 100 ribu Dolar AS kaya. di bawah 60 ribu Dolar AS miskin, Standar 75 ribu Dolar AS, Kelompok pertama dibagi berdasarkan pendapatan tahunan keluarga.

merekrut pelajar yang dibagi dalam dua kelompok. kandidat PhD, Rule dan Thora Bjornsdottir, Sebelum sampai pada kesimpulan studi yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology tersebut,

salah satu penulis studi dalam rilis. wajah Anda secara permanen merefkleksikan dan mengungkap pengalaman-pengalaman yang telah dilalui," ujar Nicholas Rule, "Seiring waktu,

Para peneliti meyakini emosi yang terpancar lewat wajah saat seseorang dalam kondisi netral berhubungan dengan kebiasaan seumur hidup yang telah terpatri di wajah seseorang sejak akhir remaja atau awal masa dewasa.

juga kesempatan yang dimiliki seseorang. akan memengaruhi cara berinteraksi, menurut ekspresi wajah netral, Ini menunjukkan bahwa kesan pertama yang ditampilkan,

atau istilahnya poker face. Menebak isi dompet seseorang menjadi sulit ketika ia tersenyum atau mengekspresikan emosi lain. Kemampuan membaca kelas sosial dari wajah ini hanya berlaku pada saat ekspresi orang tersebut netral,

para peneliti di University of Toronto menunjukkan bahwa kelas sosial seseorang dapat diprediksi secara akurat hanya dengan melihat wajah seseorang. Dan kini, mulai dari kepribadian hingga kesehatannya. Buktinya wajah seseorang dapat mengungkap berbagai fakta,

kita tahu betapa kesan pertama itu berpengaruh besar. Walau pepatah bilang jangan menilai buku dari sampulnya,


Source: Beritagar.id

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.