BANDUNG, KOMPAS.com- Survei yang dibuat oleh Pusat Penelitian Kebijakan Publik dan Pengabdian Masyarakat (PPKPPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Kebangsaan (UNIK) menunjukkan mayoritas warga Bandung optimistis bahwa Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bisa mengentaskan persoalan banjir.
Namun, warga pesimistis bahwa pria yang kerap disapa Emil itu itu bisa menyelesaikan masalah kemacetan.
"57,9 persen publik menilai Emil akan mampu menyelesaikan banjir dan 67,8 persen mampu menyelesaikan masalah pelayanan publik. Sementara kemampuan untuk menyelesaikan macet dinilai hanya 48,2 persen," ungkap Ketua LPPM UNIK, Tonny Judiantono, saat ditemui usai konferensi pers di Kampus Universitas Kebangsaan, Jalan Halimun, Kota Bandung, Kamis (5/1/2017).
Tonny menilai, hasil survei tersebut merupakan teguran dari warga agar kinerja wali kota bisa lebih baik lagi dalam menyelesaikan masalah kemacetan pada akhir-akhir masa jabatannya.
"Infrastruktur transportasi di Kota Bandung belum siap. Jaringan jalan di Bandung pendek-pendek. Harus ada sistem yang berpihak pada angkutan publik," tuturnya.
Banjir dan kemacetan dinilai menjadi masalah utama yang terus meresahkan masyarakat Bandung.
"Masalah yang penting menurut warga yakni banjir di jalan raya pada saat hujan sebanyak 28,6 persen, kemacetan di jalan 25,5 persen," ungkap Tonny.
Survei tersebut dilakukan pada tanggal 1sampai 10 Desember 2016 lalu dengan jumlah responden sebanyak 400 orang. Survei menggunakan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan tatap muka responden menggunakan kuesioner.
Penulis: Kontributor Bandung, Putra Prima PerdanaEditor: Caroline Damanik
Source: Kompas.com
EmoticonEmoticon
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.