(*) Mereka hanya ingin pihak mempelai pria mengganti uang yang sudah dikeluarkan untuk menyelenggarakan pernikahan.
Pihak mempelai wanita tak berniat membawa kasus ini lebih serius.
akan menjemput keluarga mempelai pria untuk berunding. mengatakan, Wakil Kepala Kepolisian Phimai, Letnan Denchai Chamnarnnaimuang,
karena begitu malu, Benjaporn Wareesri langsung pergi ke kantor polisi untuk melaporkan calon suaminya. Setelah sadar,
Ia pun pingsan.
hanya bisa menangis sesunggukan. Benjaporn Wareesri, mempelai wanita, Melihat hal itu,
hingga akhirnya Adirek dan keluarganya kabur membawa harta mereka. Saling olok soal harta seserahan tak terelakkan,
uang mahar itu sudah semua harta yang mereka miliki. Mereka mengatakan,
Tapi keluarga pria tak menjanjikan bisa melunasinya.
sebenarnya mereka telah menawarkan agar kekurangan mahar dibayar setelah pernikahan. Pihak mempelai wanita mengatakan,
uang mahar yang dibawa Adirek ternyata 'hanya' Rp 19 juta. Apa lacur,
dan emas senilai Rp 8 juta. keluarga wanita meminta uang mahar sejumlah Rp 39 juta, disepakati, Sebelumnya,
Jumlahnya ternyata tak mencapai separuh dari yang diminta keluarga mempelai wanita.
Uang seserahan yang dibawa Adirek mulai dihitung oleh keluarga korban.
sampai masalah itu datang. Mereka disambut hangat oleh keluarga mempelai wanita,
datang pagi-pagi betul ke rumah Benjaporn. bersama kerabat, Adirek,
pernikahan berlangsung sederhana di rumah Benjaporn yang sudah penuh dekorasi. Sebagaimana dikutip dari Bangkok Post,
Katering sudah disiapkan.
Sedikitnya 100 undangan sudah disebar.
Adirek Chadachan. Ia sudah tak sabar menikahi pujaan hatinya,
Hari itu mestinya jadi hari paling bahagia bagi wanita bernama Benjaporn Wareesri (25).
Thailand ini sejatinya berlangsung 24 Juni 2017 lalu. Nakhon Ratchasima, Pernikahan di Phimai,
akhirnya menjadi kisah yang menarik perhatian banyak publik di Thailand. Sebuah rencana pernikahan sederhana,
Termasuk soal batalnya pernikahan.
tapi kita tak akan pernah tahu petaka apa yang bisa datang esok hari. Hari ini semua berjalan baik-baik saja,
GRID.ID - Takdir memang tak ada yang bisa menebak.
Source: grid.ID
EmoticonEmoticon
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.