™ Pernyataan Mabes Polri Vs Kapolda Jabar Kisruh Seleksi Akpol,

Jannet 12.29
Kisruh Seleksi Akpol, Pernyataan Mabes Polri Vs Kapolda Jabar
Kepala Polda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan (Foto: Instagram/@antoncharliyan)

Ada yang tidak memenuhi syarat," katanya. Apakah kira-kira mau yang seperti itu. dan yang lainnya. ambien, "Di antara yang diluluskan itu ada yang anus corong,

sekitar 219 peserta yang seharusnya tidak lolos akibat berbagai kendala namun diluluskan. dengan adanya pungli ini, Menurut dia,

dan satu calo oleh Tim Saber Pungli yang melakukan pungutan kepada orang tua peserta. satu ASN Polda Jabar, permasalahan itu diketahui setelah tertangkapnya empat oknum panitia daerah yakni dua anggota Polda Jabar, Anton mengatakan,

Senin (3/7). Makanya saya ingin bersih-bersih," ujar Anton di Mapolda Jabar seperti dilansir Antara, Kita juga sudah menangkap beberapa orang yang terlibat ada anggota Polri dan calo. "Memang di awal sudah ditemukan ada penyimpangan.

Kisruh Seleksi Akpol, Pernyataan Mabes Polri Vs Kapolda Jabar

Irjen Anton juga menyinggung soal pelanggaran dalam proses seleksi taruna Akpol

Anton menepis ada SK yang dia keluarkan. Bandung seperti dilansir Antara Senin (3/7). jangan sampai untuk menutupi hal-hal yang tidak baik malah dimunculkan hal-hal yang demikian," ujar Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan di Mapolda Jabar, makanya saya di sini juga diluruskan, Mungkin itu salah persepsi, Belum bisa dibenarkan. mana buktinya. Itu kan isu, Tidak pernah ada surat keputusan itu. "Itu enggak ada.

- Polda Jabar

Senin (3/7). Jakarta Selatan, Jalan Trunojoyo, di kantor Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto, hanya gara-gara dianggap bukan anak daerah," kata Kepala Divisi Humas Polri, ternyata tidak diluluskan, nilainya bagus, kan terbuka, sudah merasa rangkingnya, ketika dia sudah tes, Bagaimana rasanya, "Ya begitu (tanpa sepengetahuan kapolri) makanya dianulir.

Senin (3/7). sudah kita koreksi seperti itu," tegas Kapolri Jenderal Tito Karnavian, ranking yang menentukan, Jakarta semua sama, semua sama, tidak ada istilah putra daerah, Apalagi Jawa barat yang bibit-bibitnya unggul, yang ada istilah putra daerah prioritas itu hanya untuk di Papua. tapi peraturan Kapolri dengan tegas, istilahnya putra daerah, "Memang ada suara permintaan dari masyarakat di Jawa barat agar ada prioritas kepada warga Jawa Barat asli,

Sabtu (1/7). Pusdokkes dan Div Propam) dan Polda Jabar," kata As SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto, Menerbitkan Sprint Kapolri pembentukan Tim Verifikasi Gabungan Mabes Polri (SSDM, sesuai norma dan ketentuan yang berlaku dengan prinsip obyektiftifitas dan mengutamakan kualitas. Panpus akan melakukan verifikasi dan melaksanakan Sidang penentuan Catar terpilih dari Panda Jabar untuk ikut tes pusat dari hasil verifikasi, 702 tentang kuota Putra daerah dan Non Putra Daerah. "Membatalkan Keputusan Kapolda Jabar No.

Jumat (30/6). Kecuali di Polda Jabar," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto, nggak ada masalah. Selama berpedoman ke hal tersebut​, dishare ke tiap polda dan jadi pedoman. Di Mabes ketentuan sudah dibuat, sistem penerimaan siswa sudah berjalan sesuai dengan​ ketentuan yang ada. dari Sabang sampai Merauke kecuali Polda Jabar, Sampai saat ini, Yang ada local boy for local job atau local police. Tidak ada suku di sini. Apapun sukunya.  "Jadi orang Jabar ya minimal satu tahun tinggal disitu.

Jumat (30/6). Aturan seleksi masuk Akpol harus mengikuti aturan berdasar Keputusan Kapolri," beber As SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto saat dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), "Sejauh ini proses evaluasi masih berproses.

Kamis (29/6). Untuk mengkaji ada tidaknya penyimpangan dari ketentuan penyelenggaraan yang sudah ditetapkan dalam pelaksanaan seleksi," kata As SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto saat dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), "Saat ini tim evaluasi dari panitia pusat bersama Tim Propam Mabes Polri sedang melakukan verifikasi ke Polda Jabar.

- Mabes Polri

kumparan (kumparan.com) merangkum pernyataan-pernyataan dari Mabes Polri dan Irjen Anton perihal kisruh seleksi Akpol ini:

Siapa yang benar soal ini? apa yang terjadi ketika Mabes Polri menyebut menganulir tapi Kapolda Jabar malah membantah mengeluarkan keputusan. Publik tentu bertanya-tanya,

Tapi belakangan Irjen Anton malah membantah pernah mengeluarkan keputusan itu. Mabes Polri sendiri dengan tegas menyebut menganulir keputusan Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan itu.

Para orangtua bahkan sampai melapor ke Propam Polri terkait keputusan membedakan putra daerah asli Jawa Barat dan non putra daerah. 

Ini bermula dari ramainya protes para orangtua yang anaknya ikut seleksi masuk taruna Akpol. Kisruh seleksi taruna Akpol hanya di Jawa Barat (Jabar) saja yang mengundang kontroversi.

Kisruh Seleksi Akpol, Pernyataan Mabes Polri Vs Kapolda Jabar

Source: kumparan

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.